Welcome to My Blog World Education

Selasa, 07 Januari 2014

RADANG


RADANG

Pengertian Radang
Bila jaringan cedera misalnya karena terbakar, teriris, atau karena infeksi oleh kuman, maka pada jaringan ini akan terjadi reaksi yang menyebabkan musnah nya agens yang membahayakan jaringan atau yang mencegah agens ini menyebar lebih luas. Reaksi-reaksi ini kemudian juga menyebabkan jaringan yang diperbaiki atau diganti dengan jaringan  baru.

Korban kebakaran yang luas, sering sekali banyak cairan plasma yang keluar dari kapiler-kapiler sehingga penderita kebakaran perlu di tolong dengan pemberian cairan plasma secara intervena. Hal ini menyebabkan bahwa cairan ini mengalir melalui saluran-saluran limfe. Pada kebakaran saluran-saluran limfe akan tetap terbuka yaitu karena jaringan yang terbakar tidak menimbulkan tromboplastin sehingga tidak terjadi koagulasi eksudat. Bila pada radang saluran-saluran limfe tidak tersumbat, maka aliran cairan limfe akan memudahkan menyebarnya kuman-kuman sehingga masuk ke dalam sirkulasi darah dan terjadi septikemi (adanya kuman dalam darah).
Radang adalah suatu proses reaksi tubuh yang ditimbulkan oleh agens yang masuk dan keluar dari dalam tubuh.
Tanda-tanda radang :
·         Tumor (bengkak)
Disebabkan oleh bendungan cairan (hiperemi) dan sebagian besar oleh eksudat yang terjadi pada radang.
·         Rubor (merah)
Terjadi karena jaringan yang meradang mengandung banyak darah akibat kapiler-kapilernya melebar dan kapiler-kapiler yang tadinya kosong menjadi berisi darah.
·         Dolor (nyeri)
Disebabkan oleh pengaruh zat pada ujung saraf perasa yang dilepaskanoleh sel yang cedera, zat ini mungkin histamin. Rasa nyeri juga disebabkan oleh tekanan yang meninggi dalam jaringan akibat terjadi nya eksudat.
·         Calor (panas)
Akibat sirkulasi darah yang meningkat. Naiknya suhu ini tidak melebihi suhu rektum sehingga diambil kesimpulan bahwa peningkatan metabolisme tidak seberapa menyebabkan kenaikan suhu.
·         Functio laessa (terganggu fungsi).
Agens yang menyebabkan terjadinya cedera pada jaringan, yang kemudian di ikuti oleh radang, ialah kuman, benda seperti pisau, peluru, dan sebagainya. Suhu seperti panas atau dingin juga menyebabkan cedera pada jaringan, berbagai jenis sinar seperti sinar ultraviolet, sinar X, listrik, zat-zat kimia juga bisa menyebabkan cedera pada jaringan.
            Cedera jaringan disebabkan karena mesenterium menjadi kering. Mula-mula tampak arteriol dan kapiler melebar sehingga aliran darah didalam nya menjadi cepat.Begitu  pula kapiler-kapiler yang tadinya tidak berisi darah karena melebar dapat terlihat berisi darah. Karena pelebaran kapiler-kapiler ini maka bila dilihat dengan mata, mesenterium menjadi berwarna merah.

Permeabilitas Dinding kapiler
            Kapiler yang sehat permeabilitas dindingnya terbatas, yaitu  dapat dilalui oleh cairan dan larutan garam, tetapi sukar dilalui oleh larutan protein yang berupa koloid. Cairan yang masuk ke dalam jaringan sehingga menyebabkan  jaringan menjadi sembab (edema).

Mekanisme Radang
1.      Terjadinya cedera jaringan berupa degenerasi (kemunduran) atau kematian jaringan (nekrosis)
2.      Terjadi perubahan kapiler yang disertai oleh cedera dinding kapiler
3.      Terkumpulnya cairan plasma, sel darah dan sel jaringan pada tempat radang yang disertai oleh proliferasi sel jaringan makrofag, fibroblas.
4.      Terjadinya proses fagositosis
5.      Terjadinya perubahan-perubahan imunologik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar