Welcome to My Blog World Education

Kamis, 02 Januari 2014

Makalah Sistem Informasi Manajemen Kesehatan

SUMBER SUMBER PENDUKUNG SISTEM  INFORMASI MANAJEMEN

Definisi Simkes

Sistem Informasi manajemen  kesehatan  merupakan  tatanan   berbagai komponen  data  dan  informasi  kesehatan yang saling terkait satu dengan yang lainnya untuk menghasilkan data dan informasi tentang kondisi kesehatan dan kinerja kesehatan di suatu wilayah (Tiar 2009).
   
                                                                    
Kadang disebut  juga  sistem  informasi kesehatan (SIK) atau healthinformation system  (HIS).
Dalam bahasan tentang administrasi atau manajemen secara umum, materi tentang sistem informasi manajemen jarang dibahas tersendiri secara khusus, karena pada umumnya unsur-unsurnya dianggap sudah terintegrasi (build-in) di dalam hampir semua fungsi, unsur atau komponen dari sistem manajemen organisasi secara keseluruhan, karena dalam setiap tahap pengambilan keputusan dalam proses manajemen hampir selalu memerlukan dukungan data informasi.
Sistem  informasi  kesehatan  dikembangkan  untuk  mendukung   manajemen  kesehatan  yang  merupakan  bagian  dari  sistem  kesehatan.  Sistem  informasi  manajemen  kesehatan  sebagai  sub  sistem  dalam  sistem  administrasi  kesehatan  merupakan  kesatuan/rangkaian  kegiatan-kegiatan  yang  mencakup  seluruh  jajaran  upaya  kesehatan  diseluruh  jenjang  administrasi  yang  mampu  memberikan  informasi  kepada:
·     Pengelola, yaitu  para  administrator  atau  manajer  kesehatan  untuk dasar  pertimbangan  menentukan  kebijakan dan  pengambilan  keputusan  dalam  menjalankan  fungsi-fungsi  administrasinya.
·     Masyarakat, dalam upaya untuk meningkatkan  kemampuannya  untuk menolong  dirinya  sendiri  dalam  memenuhi  kebutuhan  kesehatannya. Sumber  daya  organisasi  antara  lain  man,  money,  macine,  method,  material,  dan  juga  data/informasi.  Peran  utama  dari  data/informasi  pada  hakekatnya  adalah  pada  dukungannya  terhadap fungsi-fungsi   administrasi/manajemen  dalam  pengelolaan  program  kesehatan. Dalam  kehidupan  sehari-hari  dapat  kita  rasakan  bagaimana  sulitnya menentukan kebijakan atau  pengambilan  keputusan  yang  baik  bila  data/informasi yang  akan  dipakai  untuk  mendasarinya  kurang  atau  tidak  cukup  tersedia.  Tanpa  dukungan  data/informasi  yang  baik  kebijakan  yang  kita  ambil  akan  kurang  tepat  atau  keliru.









A. Otomatisasi Perkantoran
1.   Pengertian Otomatisasi Perkantoran
Otomatisasi  Perkantoran   adalah   semua   sistem   informasi  formal  dan  informal  terutama  yang  berkaitan  dengan  komunikasi  informasi  kepada dan  dari  orang  yang  berbeda  didalam  maupun  di luar  perusahaan.  Dengan  kata  lain  otomatisasi  perkantoran  merupakan  sebuah  rencana  untuk  menggabungkan  teknologi  tinggi  melalui  perbaikan  proses  pelaksanaan pekerjaan. Asal mula otomatisasi  perkantoran   di awal   1960-an, ketika IBM menciptakan  istilah  word-processing  untuk  menjelaskan  kegiatan  devisi  mesin TIK  listriknya. Bukti  nyata, pada tahun   1964-an, ketika  IBM  memasarkan  mesin  yang disebut  Magnetic  Tape/Selectric  Type writer (MT/ST)  yaitu  mesin  ketik  yang  dapat  mengetik kata-kata yang telah direkam dalam pita magnetik secara otomatis. Kata "Otomatisasi" ini sendiri memiliki  pengertian penggunaan mesin untuk menjalankan tugas fisik yang biasa dilakukan oleh manusia. Otomatisasi kantor biasanya dikenal dengan istilah Office Automation  (OA).
2.   Tujuan Otomatisasi Perkantoran
OA atau Office Automation  bertujuan untuk  meningkatkan  produktivitas   kerja  melalui:
·     Meminimalkan/Penghindaran Biaya, Komputer tidak menggantikan pekerja saat ini, tetapi komputer menunda penambahan pegawai yang diperlukan untuk menangani beban kerja yang bertambah.
·     Pemecahan Masalah Kelompok, Otomatisasi kantor dapat memberikan kemampuan antara manajer untuk saling melakukan komunikasi dengan lebih baik selagi mereka memecahkan masalah.
·     Pelengkap Bukan Pengganti, OA tidak akan menggantikan semua komunikasi  interpersonal  tradisional-percakapan  tatap  muka,  percakapan  telepon, pesan  tertulis  pada  memo, dan  sejenisnya.
·     Penggabungan dan Penerapan Teknologi, misalnya antara telepon, komputer, jaringan  internet,  satelit,  dll.
·     Memperbarui Proses Pelaksanaan Pekerjaan di Kantor, Produk OA atau office Automation memungkinkan para pekerja kantor ini memproses lebih banyak dokumen secara lebih cepat dan lebih baik.

3.   Jenis-Jenis Aplikasi Otomatisasi Perkantoran
Aplikasi otomatisasi  kantor  yang  telah  diketahui,  yaitu:
·     Word Processing
Word Processing adalah penggunaan suatu peralatan elektronik yang secara otomatis melakukan beberapa tugas yang diperlukan untuk  membuat dokumen ketik atau cetak.
·     Electronic Mail
Electronic Mail yang dikenal dengan  e-mail  adalah  penggunaan jaringan  komputer  yang  memungkinkan  pemakai  untuk  mengirim, menyimpan,  dan  menerima  pesan  dengan  menggunakan  terminal  computer dan peralatan penyimpanan.
·     Voice Mail
Voice Mail sama persis dengan electronic mail. perbedaan nya bahwa anda hanya mengirimkan pesan dengan mengucapkan pesan tersebut melalui telepon dan bukan mengetiknya.
·     Electronic Calendarin
Electronic Calendaring adalah penggunaan jaringan komputer untuk menyimpan dan memanggil acara yang telah ditetapkan oleh manajer
·     Audio Conferencing
Audio Conferencing adalah penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis untuk tujuan melakukan konferensi.
·     Video Conferencin
Video Conferencing melengkapi signal audio dan signal video. Peralatan televisi digunakan untuk mengirim dan menerima signal audio dan video


·     Computer Conferencing
Computer Conferencing adalah penggunaan jaringan komputer, sehingga meemberi kemampuan seseorang untuk melakukan pertukaran informasi selama proses terjadinya konferensi.
·     Facsimile Transmission
Facsimile Transmission yang biasanya disebut Fax, adalah penggunaan peralatan khusus yang dapat membaca tampilan dokumen pada ujung channel komunikasi dan membuat salinan atau copy di ujung yang lain.
·     Video Text
Video Text adalah penggunaan komputer untuk tujuan memberikan tampilan mmateri tekstual pada layar cerita.
·     Image Store And Retrieva
Image Store and Retrieval digunakan dalam pemecahan masalah ketika ia diperlukan untuk melihat kembali dokumen historis untuk tujuan pemahaman masalah.
·     Desktop Publishing
Desktop Publishing atau DTP adalah pembuatan output tercetak yang kualitasnya hampir sama dengan yang dihasilkan oleh typesetter. Penggunaan Desktop Publishing sebagai alat pemecahan masalah meliputi aplikasi administrasi dan teknis.



4.   Empat Kategori Pemakai Otomatisasi Kantor
Agar suatu sistem atau aplikasi dapat berjalan dan dapat dinilai apakah sistem itu bagus atau tidak, maka diperlukan namanya pemakai. ia yang akan menilai, merancang, dan mengembangkan sehingga suatu sistem dapat berjalan. Pengguna Otomatisasi Kantor yang ada dalam suatu sistem Informasi adalah:
·     Manajer, adalah seorang yang bertanggung jawab mengelola sumber daya perusahaan terutama sumber daya manusia
·     Profesional, yakni tidak mengelola orang tetapi menyumbang keahlian khususnya (misalnya, pembeli, Wiraniaga, dan Asisten Staff Khusus). Manajer dan Profesional secara bersama deikenal sebagai pekerja terdidik.
·     Sekretaris, biasanya ditugaskan pada pekerja terdidik tertentu untuk melaksanakan berbagai tugas menangani korespondensi, menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
·     Clerical Employee (Pegawai Administratif), melaksanakan tugas untuk tuga untuk sekretaris, seperti mengoperasikan mesin fotocopy, menyusun dokumen, dan mengirimkan surat.

5.   Manfaat Otomatisasi Kantor
Otomatisasi perkantoran merupakan kaitan berbagai komponen dalam menangani informasi. Mulai dari input hingga distribusi dengan memanfaatkan bantuan teknologi secara optimal dan campur tangan manusia secara minimal. dengan demikian akan membuat informasi menjadi lebih mudah dan murah digunakan, dipindahkan, dan dirawat. Pada akhirnya dapat meletakan landasan yang kuat untuk integrasi informasi sehingga perusahaan mampu berkompetisi dengan baik (Rana Mutiara, 2013 )
B.  Pendukung Excel
Tipe Data , Rumus , dan Fungsi
Jenis-jenis data yang sel dapat terus mencakup angka, teks atau formula . Sama seperti di kelas matematika , rumus yang digunakan untuk perhitungan biasanya melibatkan data yang terdapat pada sel lain . Excel dan spreadsheet elektronik lainnya termasuk sejumlah built in formula yang digunakan untuk tugas umum dikenal sebagai fungsi . Excel dan Data Keuangan Spreadsheet sering digunakan untuk menyimpan data keuangan . Rumus dan fungsi yang digunakan pada jenis data termasuk :
Melakukan operasi matematika dasar seperti penjumlahan kolom dan baris angka . Menemukan nilai-nilai seperti keuntungan atau kerugian Menghitung rencana pembayaran untuk pinjaman atau hipotik .
Menemukan rata-rata , maksimum, atau nilai minimum dalam kisaran tertentu dari data.
Excel Menggunakan  lainnya
Operasi umum lainnya yang Excel dapat digunakan untuk mencakup :
grafik atau mencatat data untuk membantu pengguna dalam mengidentifikasi tren data.
pemilahan dan penyaringan data untuk menemukan informasi yang spesifik . Informasi yang dikumpulkan dalam spreadsheet dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam presentasi elektronik , halaman web , atau dicetak dalam bentuk laporan . The Original " App Killer " Spreadsheet adalah pembunuh aplikasi asli untuk komputer pribadi . Program spreadsheet awal seperti VisiCalc dan Lotus 1-2-3 yang sebagian besar bertanggung jawab untuk pertumbuhan popularitas compute seperti Apple II dan IBM PC sebagai alat bisnis .Tutorial terkait Pemula Panduan untuk Excel Dasar Excel Spreadsheet Tutorial Panduan Pemula untuk Excel 2003 Cara Menggunakan Excel
Memasuki Data dalam Excel
Excel Rumus dan Fungsi Cara Menggunakan Excel Chart Wizard Gratis Excel Tutorial Apa Microsoft Excel ? Cara Format Excel Spreadsheets Excel IF Fungsi Lebih Gratis Excel Tutorial Excel Rumus Excel File Database Bersarang IF Fungsi di Excel Artikel Terkait Apa yang dimaksud dengan Program Spreadsheet Sepuluh Umum Excel Spreadsheet Syarat Cara Menggunakan Program Excel Spreadsheet dan Lainnya Cara Menggunakan Excel - Cara Menggunakan Microsoft Excel Gratis Microsoft Excel Tutorial Series.
C. Bentuk Data
-     Data DBMS
DBMS  merupakan  software  yang  digunakan  untuk  membangun suatu  sistem basis data yang “sempurna”. DBMS harus dapat mengatur basis data tersebut sehingga dapat tersimpan dengan baik tanpa menimbulkan kekacauan, dapat dipakai oleh banyak user sesuai dengan kepentingan  masing-masing, melindungi  dari  gangguan  pihak-pihak yang tidak berwenang. Berdasarkan orientasi pemakainya, kita dapat mengelompokkan  DBMS  dalam 2  katagori,  yaitu:
·     DBMS yang berorientasi untuk satu atau sedikit pemakai
MS-Access,
DataBase/Clipper, FoxBase, Borland-Paradox merupakan  contoh-contoh  DBMS yang lebih  diorientasikan  untuk satu  pemakai  dan karena itu dapat dengan mudah dipasang di komputer pribadi (Personal Computer/PC). Pada DBMS kelompok pertama ini pengembangannya terjadi pada aspek-aspek:

1.   Jika awalnya, struktur tabel hanya mencakup pendefinisian nama field, tipe dan ukurannya, DBMS yang lebih baru juga memasukkan feature boleh tidaknya field dikosongkan, nilai awal (default), deksripsi field dan bentuk validasi (pendefinisian domain nilai) sebagai bagian dari struktur tabel.
2.   Tipe data yang dapat ditangani oleh DBMS terbaru sudah semakin banyak, seperti untuk mengakomodasi kebutuhan penyimpanan data teks yang panjang, teks berformat, gambar, data OLE, uang dan data autoincrement (yang nilainya bertambah otomatis)
3.   Bersama dengan komponen utamanya, DBMS kelompok ini juga seringkali dilengkapi dengan berbagai fasilitas tambahan untuk mempermudah pemakai dalam menggunakan DBMS seperti untuk pembuatan query, pembuatan laporan, pembuatan screen untuk berinteraksi dengan data, bahkan hingga pembuatan (men-generate) perinta makro basis data secara otomatis melalui pendifinisian menu dan tampilan layar.
4.   DBMS kelompok ini, karena memang lebih diorientasikan untuk pemakai tunggal, juga sering dimanfaatkan sebagai media pembangun aplikasi basis data, sehingga DBMS dan aplikasi basis data jadi menyatu bahkan aplikasi basis data jadi penyatu bahkan aplikasi basis data sendiri dianggap seabgai objek basis data sebagaimana tabel-tabel data yang kita gunakan untuk menyimpan data.
Karena orientasi pemakai seperti itu, maka DBMS-DBMS kelompok ini, lemah dalam sejumlah aspek yang justru harus sangat diperhatikan pada kelompok DBMS yang kedua, seperti yang berkaitan dengan masalah pengamanan basis data, pemeliharaan basis data, mengendalikan persaingan pemakaian basis data dan lain-lain.

·     DBMS yang berorientasi untuk banyak pemakai Oracle, Borland-Interface, MS-SQL Server, CA-OpenIngres, Sybase, Infomix, IBM-DB2 merupakan contoh-contoh DBMS yang lebih diorientasikan untuk banyak pemakai dan karena itu lebih ditunjukkan untuk pemakaian pada sistem jaringan komputer (LAN ataupun WAN). Tidak sebagaimana kelompok pertama, DBMS pada kelompok ini sangat tegas memisahkan fungsi pengelolaan basis data dan fungsi pembangunan aplikasi. Jika pada kelompok pertama, objek-objek yang dihasilkan oleh DBMS kelompok kedua bersifat sebaliknya. Transparansi hanya berlaku bagi DBMS yang bersangkutan, sehingga pemanfaatan objek-objek basis datanya hanya mungkin dilakukan dengan lebih dahulu mengaktifkan DBMS tersebut. Fungsi-fungsi pendukung (ultilitas) yang umumnya disatukan pada DBMS kelompok pertama, disediakan terpisah pada DBMS kelompok kedua ini, bukan saja karena fungsi-fungsi pendukung tersebut tidak relevan untuk selalu diaktifkan, tetapi juga karena fungsi pengelolaan yang ditangani DBMS kkelompok ini memang sudah sedemikian banyak dan jauh lebih penting. Pada seri-seri terbaru dari DBMS kelompok kedua ini, seperti juga dikelompok pertama, perluasan definisi struktur data dan pengkayaan tipe-tipe data baru juga diakomodasi. Perbedaan yang sangat mencolok di antara kedua kelompok DBMS terdapat pada lingkup fungsi pengelolaan basis data. Selain memiliki fungsi-fungsi standar (yang juga dimiliki oleh DBMS kelompok pertama) seperti pembentukan objek-objek basis data (tabel dan indeks), manipulasi data (penambahan, pengubahan, penghapusan data) dan pencarian data (query), fungsi pengelolaan DBMS kelompok kedua ini juga menangani aspek-aspek:

1.   Pengaman objek basis data terhadap akses pemakai yang tidak berhak (aspek security) dan bentuk-bentuk operasi yang tidak diperbolehkan (aspek integrity)
2.   Penanganan pemulihan data akibat kegagalan operasi basis data (aspek recovery), baik yang disebabkan oleh operasi-operasi basis data yang salah atau menimbulkan konflik, maupun yang disebabkan oleh fakor-faktor eksternal seperti mesin yang macet (crash), disk yang rusak atau terputusnya koneksi jaringan.
3.   Pembuatan data cadangan (aspek backup) yang dapat dilakukan secara incidental maupun periodic yang dapat dilakukan secara statis (dengan menonaktifkan pemakaian basis data) ataupun secara dinamis (tanpa menghalangi pemakaian basis data oleh para pemakai)
4.   Pengendalian persaingan pemakaian objek-objek basis data oleh banyak pemakai pada saat yang sama (aspek concurrency control) demi terjaminnya konsistensi data dan optimalisasi pemakaian setiap sumber daya mesin.
5.   Optimalisasi pengerjaan query (aspek query processing) yang diberikan oleh aplikasi pada server DBMS demi peningkatan performansi/ kecepatan pengerjaannya. Optimalisasi pemanfaatan sumber daya (aspek paralel processing/database) dengan memperhatikan  optimalisasi  pemakaian  sumber daya mesin seperti processor, disk dan memori utama jika tersedia lebih dari satu dalam sebuah mesin. (Nadia, 2012)

-     Basis Data Jaringan (Database Network)

Model Database Jaringan (Network Database Model). Model database jaringan merupakan pengembangan dari model database hirarki,
dimana kelemahan yang ada pada model database hirarki yaitu ketidak
mampuannya dalam mengelola hubungan banyak ke banyak (Many to Many) telah dapat diatasi dengan model database jaringan ini.
Dalam model ini, data di representasikan sebagai koleksi record dan hubungan
 antar record di representasikan  sebagai pointer. Oleh karena itu, model database  jaringan  mampu  menyatakan  hubungan :
·     Satu ke Satu (One To One,1:1), satu orang tua punya satu anak
·     Satu ke Banyak (One To Many,1:M) Satu orang tua punya beberapa anak
·     Banyak ke Banyak (Many To Many, N:M), beberapa anak punya beberapa orang tua.
Kelemahan dalam model database ini adalah lebih kompleks dan sulitnya dalam proses query, begitu juga halnya dalam manipulasi data yang harus dilaksanakan dengan menelusuri data pointer pada setiap recordnya. Kelebihan model database ini adalah dari segi efisiensi penyimpanan data, karena tidak adanya data yang duplikat (redundansi) dan akses yang cepat karena langsung memanfaatkan pointer ke alamat fisik data. Karena kompleksitas yang tinggi, apalagi diterapkan pada sistem database yang begitu kompleks, maka model database ini tidak tepat lagi untuk digunakan. Saat ini, model database jaringan sudah jarang sekali dipakai, kecuali untuk keperluan penelitian (research) saja.

D. Dasar-Dasar Database
Pengertian Basis Data (Database) Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query)basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS).
Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas,memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer.Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitudalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan daripengetahuan.
Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yangtersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yangdiwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai modelbasis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional,yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator danprogramer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut. Basis data juga dapat diartikan sebagai kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.

E.  Administrasi Database
Pengertian Administrasi Database
Database merupakan sekumpulan data yang saling berhubungan  (terdapat relasi satu sama lain) RDBMS merupakan perangkat lunak yang mengatur dan mengorganisasi penyimpanan database kedalam computer RDBMS memiliki ruang lingkup (kapasitas) yang besar, bisa mengatur hak akses, bisa mendistribusikan suatu data dan tautannya terpusat, serta memiliki kemampuan sinkronasi & memback up suatu data. Selain itu, persamaan antara RDBMS dan DBMS adalah sama – sama digunakan untuk mengontrol dan memanage suatu database sistem.
ADMINISTRASI DATABASE (DBA)
Database Maker merupakan orang yang bertugas untuk menyediakan penanganandan kemampuan multimedia yang sangat baik, serta memungkinkan semua jenis data multimedia yang akan disimpan, dicari, diambil, dan dimanipulasi.
Database administrator (DBA) harus diposisikan dalam manajemen menengah puncak dalam sebuah organisasi. Karena DBAsangat bertanggung jawab secara teknis dan menjalankan tugas tugas seperti yang tersebut dibawah ini :
·     Medisain dan Mengorganisasi
·     Data Definition
·     Fisik Struktur
·     Data Dictionary / Direktori
·     User Interface
·     Penyediaan dokumentasi
·     Berhubungan dengan Pengguna / Education
·     GUI
·     Keamanan
·     Operasi Normal
·     Kegagalan Kondisi
·     Kompatibilitas dengan non-DBMS
·     Uji Database
·     Kinerja Sistem
·     Timing
·     Performance tunin

Management Dicipline sebagai Database Administrator:
·     Reaktif : yang berarti menghadapi masalah dengan focus.
·     Proaktif : Menghindari dari masalah yang akan datang dengan mengembangkan dan menerapkan blueprint untuk mengaplikasikan database.

Selain hal – hal diatas, Lead Manajer Account Customer DBA juga memberikan sebuah hadiah yang besar untuk para DBA lepas pantai, seperti :
·     Oracle Certified Master dan Oracle Certified.
·     Kepemimpinan profesional tingkat DBA
·     Onshore DBA dengan pengalaman rata–rata lebih dari 15 tahun dalam Oracle advanced database administration, High availability technologies with RAC and Data Guard, Advanced backup and recovery with RMAN, Database and application tuning, Sarbanes-Oxley implementations, Oracle Applications implementations, Real-world consulting combined with Oracle University instructing experience. (2011).

F.  Cara Cerdas Pembuatan Data
Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari hasil suatu pengamatan atau hasil kerja yang dicapai, Sehingga terwujudnya sesuatu yang di kerjakan.
Cara pembuatan data yang Cerdas meliputi  :
§  Menganalisis data yang disajikan
§  Memperoleh hasil data yang di kumpulkan
§  Sumber data
§  Pengamatan data
§  Data yang relevan
§  jenis data
§  data bias di terima oleh para pembaca
§  informasi data, dan
§  dari mana data di hasilkan atau di dapatkan










DAFTAR PUSTAKA
Tiar (2009), Sistem informasi manajemen, jakarta
Mutiara Rana (2013), Otomatisasi perkantoran,
Nadia (2012), Network Database,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar